Kamis, 15 November 2012

Te Makkelijk om Vlienders te Hebben...!!!


Beberapa hari yang lalu saya pernah menulis status (dalam bahasa Belanda) di BBM saya seperti ini:

"Te makkelijk om vlienders te hebben, maar te moeilijk om het te krijgen, eigenlijk nooit kriigen"

Kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, kurang lebih seperti ini artinya:

"Terlalu mudah untuk jatuh cinta, tetapi sangat susah mendapatkannya, bahkan sebenarnya tidak pernah mendapatkannya"

Well, itu memang curhatan saya, dari dalam hati yang sangat dalam sekali. Iya betul, saya memang mengakui kalau saya memang termasuk orang yang sangat mudah untuk jatuh cinta, atau mungkin sebenarnya adalah mudah suka seseorang, mudah kagum hanya dalam waktu sekejap. Yups, that's me, truly me. Saya bisa loh langsung suka dan kagum dengan seseorang hanya pada saat pertama kali melihat. Rasa suka itu bukan hanya sekedar fisik saja, tetapi karena kharisma dan pembawaan yang menyilaukan mata hati saya, hahaha.... *lebay tingkat langit ke-7*

Tetapi seperti yang saya tulis di status saya tersebut, rasa suka tersebut tak pernah bersambut gaung, bisa dikatakan selalu bertepuk sebelah tangan. Bisa terjadi karena memang dia tidak suka kepada saya, atau mungkin juga karena saya terlalu takut untuk mengungkapkannya kepada dia. Intinya, yaahh saya selalu gagal mendapatkannya.

Apakah hal ini membuat saya kapok untuk suka kepada seseorang?? Jawabannya tentu saja tidak. Saya tidak takut untuk suka kepada seseorang, toh kan perasaan kadang tak bisa juga dicegah. Masa seh kita bisa melarang hati kita untuk tidak suka kepada seseorang yang jelas-jelas telah membuat kita terkagum padanya, hehehe. Saya tidak pernah takut, tapi pengalaman-pengalaman yang lalu membuat saya lebih tangguh menghadapi kenyataan buruk kalau cinta bertepuk sebelah tangan. Bisa dibilang saya sedikit imun dengan kegagalan cinta. Gagal dapet yang satu, saatnya siap-siap buat suka dengan yang baru dunk, hahahah.

Semoga suatu saat nanti ada seseorang yang bisa menepuk tangan saya dengan cintanya, hahaha...

Salam cinta,


Acit Hamid






Minggu, 11 November 2012

I Need Vacation... I Need Beach....

Sudah lama saya tidak meng-update blog saya ini. Kambing hitamnya tentu saja adalah pekerjaan saya yang memang menuntut ekstra tenaga dan waktu. Kalaupun libur, pasti diisi dengan istirahat, membuat laporan ataupun sekedar jalan untuk rileksasi pikiran. Tidak ada waktu untuk menulis, atau mungkin lebih tepatnya, saya malas untuk menulis. Saya sudah terlalu lelah.




Sudah hampir delapan bulan saya berkutat dengan pekerjaan baru saya ini, so far saya enjoy, lelah seh, cape seh, tapi saya menikmati. Hanya satu yang sedikit mengganjal, yakni saya merasa pikiran saya sudah terlalu lelah, saya benar-benar butuh liburan, liburan sebenarnya. Saya butuh pantai, saya ingin berlari di pantai menikmati panasnya matahari menyentuh pasir bersih dan kulit saya. Kemudian, saya ingin bermain air, menikmati setiap debur ombak yang menghantam tubuh saya. Menikmati dengan berharga setiap saat yang menyenangkan dan menenangkan untuk tubuh dan pikiran saya. Hanya itu yang saya inginkan dan saya butuhkan sekarang. 

Sabtu, 02 Juni 2012

I Lost My Onyx 2 !!!!

Sekarang saya tahu rasanya kecopetan dan kehilangan. Yeahhh.... Hari Kamis, 31 Mei 2012 saya mengalami kecopetan pertama kalinya. Saya kecopetan di kopaja P20 ketika saya sedang menuju kantor dari stasiun Gambir (yang jarak waktunya palingan cuma 5 menit saja) dan yang menjadi korbannya adalah Onyx 2 yang sudah hampir setahun ini menemani keeksisan saya di dunia maya. 

Ceritanya kurang lebih seperti ini. Pagi itu ketika saya berangkat ke kantor dengan Comuter Line dari stasiun Depok Baru menuju Gambir, seperti biasa semua benda-benda penting seperti dompet dan BB saya masukkan kedalam tas, dan ketika sampai di Gambir pun, semua masih lengkap dan tidak ada yang hilang. Di Gambir, saya mengeluarkan BB saya untuk mengecek apakah ada BBM atau Twitter yang masuk, setelah itu saya menaruh BB saya di kantong sebelah kanan celana jeans saya. 

Pagi itu, saya merasa lelah dan pegal sekali, maklum dua hari berturut-turut saya pergi ke Dufan untuk acara Family Day dari kantor, dan di kereta saya harus berdiri, akhirnya saya memutuskan untuk naik bus menuju kantor, padahal biasanya saya jalan kaki dari Gambir ke kantor. Ketika saya sampai di depan stasiun Gambir, saya sudah melihat ada Kopaja P20 dari jauh, saya sempat bimbang, apakah akan langsung naik kopaja itu atau saya membeli minuman dulu karena saya merasa haus sekali. Tetapi saya akhirnya memutuskan untuk langsung naik kopaja saja, walaupun kopaja tersebut cukup penuh saat itu. 

Ketika naik kopaja, saya berdiri di dekat pintu belakang, setelah membayar Rp. 2000 kepada kondektur, saya mulai bersiap-siap untuk turun, karena memang tidak jauh lagi saya akan sampai di depan kantor. Ketika memasuki daerah Lapangan Banteng, ada seorang laki-laki yang permisi di sebelah kiri saya karena akan turun, di situlah saya lengah dan tidak memperhatikan bagian sebelah kanan saya di mana BB saya letakan di kantung jeans sebelah kanan. Laki-laki yang tadi permisi ke saya tidak juga turun sampai saya akhirnya permisi ke dia karena ternyata saya yang akan turun duluan. 

Ketika akhirnya saya turun dan bus pergi, saya baru merasa ada yang aneh karena kantong jeans saya terasa kosong. Ketika saya meraba kantong jeans saya, dan benar saja kantong saya kosong, saya coba cek ke tas, berharap ada keajaiban dan menemukan BB saya itu, namun hasilnya nihil. Akhirnya saya hanya bisa menatap melas bus kopaja P20 yang semakin menjauh dari saya. Saya kecopetan, BB Onyx 2 saya raip di kopaja P20. 

Saat itu saya merasa lemas karena kehilangan, yang saya sayangkan dari kehilangan BB itu adalah kontak-kontak teman-teman saya seperti pin BB, BBM Group dan nomor telepon mereka, juga foto-foto yang tersimpan di dalam BB itu. Namun saya berusaha untuk ikhlas dan merelakan, mungkin memang bukan rejeki saya lagi untuk punya BB itu dan insyaallah saya akan dapat lagi rejeki yang lebih besar dan lebih baik dai BB itu, amiiiinnnn. 

Sebenarnya saya bertanya pada diri saya sendiri, kenapa yak tumben-tumbenan pagi itu saya ingin sekali naik bus ke kantor, padahal biasanya secapek apapun saya, saya pasti jalan kaki dari stasiun Gambir ke kantor. Lalu, kok bisa-bisanya yak saya lupa untuk menaruh kembali BB saya itu ke dalam tas, padahal saya selalu menaruh dompet dan BB saya di dalam tas, kalau saya naik kendaraan umum. Well, jawabannya mungkin karena memang sudah takdirnya saya berpisah dengan BB saya itu. Sudah bukan rejeki dan jodoh saya lagi euy. 

Sekarang saya sudah tidak memakai BB lagi, dan mungkin dua sampai tiga bulan kedepan saya tidak akan menggunakan BB, sampai tabungan saya cukup untuk membeli BB kembali. 

Selamat tinggal BB, selamat tinggal keeksisan.... Hehehehe... 

Bye bye, 


Acit (Yang kastanya turun karena tidak pake BB, tapi tetep aristokrat karena punya iPad, heheheh....)

Sabtu, 19 Mei 2012

Saya Sedang Malas...

 From: here

Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini, sebulan lebih mungkin. Entah apa yang membuat saya jadi tidak bisa menulis lagi. Mungkin rasa malas adalah kambing hitamnya. Yups betul, saya sedang malas menulis, padahal banyak sekali cerita yang bisa saya tulis dan sharing dengan teman-teman yang lain. 

Kesibukan pekerjaan yang baru ini memang benar-benar membuat saya malas untuk bercerita di blog ini. Kalau sedang libur pasti saya isi dengan tidur, mebuat laporan kerja dan juga refreshing, sehingga tidak kepikiran lagi untuk menulis blog. Kalau sekedar cerita lisan seh saya masih suka melakukan itu denagn teman-teman saya, namun tidak dengan menulis. Saya malas menulis dan tidak nafsu menulis cerita-cerita saya.

Minggu, 22 April 2012

I Just Wish....


source: here



I wish I could say what I am feeling to you

I wish you could know what I am feeling now

I wish you had the same feeling with me

I wish you choose me to be yours

But, it's all just my wishes

I just wish



Sunday, April 22nd 2012

Acit Hamid

Sabtu, 14 April 2012

It's All About Miss Iboy's Opinion

Hadeeeuuuhhh.... Miss Iboy yak... Bisa banget bikin saya ngarep.

Yups, akhir-akhir ini saya curhaaattt terus sama si Miss Iboy, biasa lah soal perasaan, soal kegalauan yang kalau dikasih lagunya si neng Adele, kayak "Someone Like You", pasti langsung melow dan rapuh *dramakumbara*.

Analisis si jurnalis KPK ini cukup handal. Saya suka dengan sudut pandangnya, tidak menghakimi saya dan juga tidak memanjakan saya. Netral dan realistis plus out of the box, mungkin itu yang bisa saya katakan soal pendapat-pendapat dari sahabat saya itu.

Tapi efek samping dari curhat dan mendengarkan pendapat dia adalah munculnya harapan dan khayalan tingkat dewa. Semua harapan dan khayalan tersebut melambung jauh dan terbang tinggi bersama mimpi banget. Benar-benar jadi ngarep bener deh.

Well, sebenernya seh pendapat dia bukan sekedar omongan doang alias omdo, atau hanya sekedar untuk membahagiakan saya yang mungkin sedang gundah gulana. Menurut saya seh pendapat Iboy adalah sebuah sudut pandang lain yang mungkin saya tidak melihatnya secara jeli karena tertutup pandangan pribadi saya.

Sejauh ini pendapat-pendapat Iboy bisa menenangkan dan memberikan angin segar buat dahaga yang meradang di perasaan ini *lagi-lagi drama kumbara* hehehehe.... Soal apa saja curhatan saya dan pendapat-pendapat Iboy tidak usah saya bahas yak di blog saya ini. Cukup kami berdua saja yang tahu dan menghayal tinggi, wkakaka...

That's all. Thanks for all your opinion, Iiiiboyyykkkeeee.

Salam curhat.


Acit Hamid

Minggu, 25 Maret 2012

It Has Been (More Than) A Week !!!

 Hotel Borobudur Jakarta: "Exceptionally Yours"

Yupss... Sudah seminggu lebih saya memulai pekerjaan baru saya sebagai seorang Management Trainee di Hotel Borobudur Jakarta. Sejauh ini apa yang saya harapkan ketika akhirnya saya mengambil pekerjaan ini terpenuhi, malah mungkin lebih... Yupss, seminggu terakhir ini saya dipenuhi dengan kegiatan orientasi dan training awal untuk karyawan baru. Jadwal kegiatannya padat dan banyak sekali, sampai-sampai saya tidak punya waktu untuk menulis di blog ini, tetapi untungnya long weekend ini saya free, jadi saya bisa menulis lagi di blog, hehehe...

Jadinya, sekarang saya mau cerita saja tentang kegiatan saya selama seminggu ini di tempat kerja saya yang baru.

Kamis, 15 Maret 2012

Hari pertama saya masuk kerja. Saya adalah salah satu dari sembilan orang yang terpilih dan lulus seleksi untuk menjadi Management Trainee (MT) di Hotel Borobudur Jakarta (HBJ). Namun, pada tanggal ini, jumlah MT yang memulai kerjanya hanya lima orang termasuk saya, dan kelimanya adalah laki-laki semua. Sebelum tanggal 15 Maret itu, sebenarnya saya sudah bertemu dan mengenal keempat teman saya tersebut. Mereka adalah Christo, Ronald, Ray dan Adrian, sedangkan empat MT yang lain saya belum bertemu dan mengenal mereka sama sekali, mereka pun memang baru akan memulai kerja mereka pada awal April nanti.

MT Hotel Borobudur Jakarta, dari kiri ke kanan: Ronald, Adrian, Christo, Me (Acit) dan Ray

Janjian bertemu Meis Dhiesta di depan Bank Artha Graha HBJ

Awalnya pada hari itu, kami hanya direncanakan untuk mengikuti training bersama dengan karyawan yang lain, namun ternyata trainingnya ditunda. Jadinya kami berlima akhirnya memulai masa orientasi dan training lebih cepat sehari dari jadwal seharusnya. Kami berlima diminta datang ke HRD pada pukul 08.30 WIB, lalu kami menuju tempat "uniform" di mana kami menggambil seragam MT kami. Seragamnya adalah satu stel jas dan celana panjang berwarna hitam, kemeja lengan panjang berwarna kuning lembut dan dasi berwarna abu-abu bercorak stupa Candi Borobudur. I love this uniform, maklum tidak pernah pakai jas, walaupun jas punya saya kebesaran sedikit seh (tapi sudah diminta untuk dikecilin sedikit nanti) hehehe...

Setelah urusan dengan seragam selesai, selanjutnya urusan administrasi kepegawaian, mulai dari finger scan untuk absen harian dan makan harian, kartu tanda pegawai, loker pegawai dan lain-lain beres pada pagi hari itu. Selanjutnya kami berlima menuju salah satu function room di lantai tiga untuk acara Welcome Session dengan beberapa pimpinan yang terkait dengan program "Management in Training" (MiT) ini. Di acara ini kami berlima secara resmi diterima sebagai bagian dari keluarga besar HBJ. Tidak lupa kami juga dijelaskan tentang aturan-aturan dasar karyawan di tempat ini. Selanjutnya masing-masing dari kami mendapat sebuah bundel yang berisi rincian program MiT, mulai dari jadwal training selama dua tahun, jadwal kerja magang selama dua tahun di departemen-departemen dan hal-hal lain terkait program training selama dua tahun ke depan. Pokoknya lengkap deh, termasuk check list yang harus dilakukan di tiap tempat magang. Oh iya, jadwal magang saya yang pertama di bagian Housekeeping. Jadi mulai hari Senin, 26 Maret 2012, I'm ready to be a room attendant a.k.a a maid in Jakarta... I'm so excited about that, hehehe.

Bundel berisi semua hal tentang program MIT Hotel Borobudur Jakarta

 Fitting baju seragam Room Attendant di bagian Houskeeping

Setelah selesai dengan welcome session, saatnya kami makan siang bersama karyawan yang lain di Cafetaria karywan. Senangnya bisa makan bersama dan gratis, soal suka atau tidak suka sama menu yang ada, itu soal belakangan deh, yang penting kan gratis duluan. Tetep yak doyan yang gratisan, hahaha...

Sehabis makan siang kami menuju Bank Artha Graha yang masih berada di lingkungan HBJ, untuk membuat rekening untuk keperluan payroll gaji kami. Ternyata tidak mahal lo untuk buat rekening di bank yang masih satu grup dengan HJB ini, cuma butuh 50 ribu rupiah saja kami sudah punya rekening plus kartu ATMnya, mudah sekali kan, ayo silahkan membuat rekening di bank ini... Promosiiii *kedip-kedip mata*

Selanjutnya adalah acara "tour de hotel". Asssiiiikkk, bakal keliling hotel. Dalam waktu kurang lebih dua setengah jam, kami dengan ditemani oleh Ibu Audra dan Ibu Mima dari Training Center HRD, keliling dari lantai satu yang merupakan kantor back office sampai dengan lantai 18 untuk melihat tipe-tipe kamar yang disediakan HBJ. Tidak semua lantai seh dikunjungi, cukup random saja dan itu pun sudah cukup sangat melelahkan, namun tetap sangat menyenangkan untuk saya pribadi.

Selesai keliling hotel maka selesai lah kegiatan kami di hari pertama ini. Sebelum pulang, kami diinformasikan bahwa besok kami akan diperbantukan menjadi panitia Fun Run dalam rangka hari ulang tahun HBJ yang ke-38. Jadi kami diminta datang ke kantor pada pukul 05.30 WIB.

Jumat, 16 Maret 2012

Hari ke dua saya bekerja diawali dengan membantu panitia acara Fun Run. Simpel kok, cuma membantu untuk memberikan minuman air mineral di pos-pos yang dilalui oleh para peserta lomba lari tersebut. Kami mulai berkumpul dengan panitia yang lain pada pukul 05.30. Dimulai dengan registrasi peserta, acara pemanasan, lalu dimulailah lomba fun run pada sekitar pukul 06.30. Acara berlangsung lancar dan menyenangkan. Pada akhir acara disediakan sarapan gratis dan juga door prize. Sekitar pukul 08.30 acara selesai, lalu kami semua kembali ke kantor untuk bersih-bersih dan bekerja kembali seperti biasa.

Membantu HRD jadi panitia Fun Run

Selesai dengan acara Fun Run, kami melanjutkan jadwal training orientasi kami. Dan pertama-tama dimulai dengan perkenalan terhadap Artha Graha Network sebagai induk dari perusahaan yang termasuk di dalamnya adalah HBJ itu sendiri. Lalu kami pun dijelaskan tentang PT. Jakarta International Hotels & Development (JIHD) sebagai pemilik dari HBJ, termasuk di dalamnya adalah Board of Commisioners, Board of Directors dan juga para Department Heads yang ada di HBJ.

Setelah itu adalah perkenalan dari Front Office di mana kami diperkenalkan dengan jenis-jenis kamar dan fasilitasnya yang ada di HBJ. Totalnya ada 11 jenis kamar di HBJ plus apartment Garden Wing (dengan 1, 2 atau 3 kamar tidur). Ke-10 kamar tersebut adalah: Classic, Superior, Premier Deluxe, Executive, Junior Suite, Executive Suite, Deluxe Suite, Club Deluxe/Discovery, Club Suite, Borobudur Suite dan Presidential Suite.

Selesai dengan Front Office, lanjut dengan penjelasan dari Food and Beverage (F&B). Pada sesi ini kami dijelaskan tentang 13 sections yang ada di F&B, termasuk di dalamnya adalah delapan outlet/restoran yang ada di HJB, yaitu "Churcill" (Wine & Cigar Bar), "Bruschetta" (Italian Restaurant & Bar), "Miyama" (Japanese Restaurant), "Teratai" (Chinese Restaurant), "Bogor Café", "Pendopo Lounge", "Singosari" (Pool Side Restaurant), dan juga "Gourmet" (Cake Shop).

Selesai dengan FO dan F&B, materi berlanjut ke Telephone Courtesy di HBJ. Wah ternyata banyak sekali aturan dalam bertelepon di sini. Mulai dari cara menjawab telepon, mentransfer telepon ke nomor ekstensi lain, mencatat pesan yang masuk, meng-hold telepon dan pastinya "say thanks" dunk kalau sudah selesai bertelepon. Intinya yang selalu harus kami ingat adalah cara menjawab telepon. Jika telepon asalnya dari luar kantor, maka contoh yang benar dalam menjawab teleponnya adalah sebagai berikut:

"Selamat Pagi, Hotel Borobudur Jakarta, How may I assist you?"

Sedangkan kalau teleponnya berasal dari dalam kantor, maka contoh yang benar dalam menjawab teleponnya adalah sebagai berikut:

"Selamat Pagi, Housekeeping, Acit speaking, How may I assist you?"

Di HBJ ternyata juga ada sistem pager. Jadi kita bisa mengirim pesan seperti pager kepada rekan kerja kita melalui sms di HP kita masing-masing. Seru sekali sistem ini. Selesai dengan urusan telepon dan menelepon ini, maka selesai juga acara untuk hari itu. Training orientasi akan dilanjutkan pada hari Senin minggu berikutnya.

Senin, 19 Maret 2012

Training pada hari Senin itu adalah tentang "Deliver Brand Promises" (DBD). Seharian itu kami diberi materi tentang apa itu "Brand", apa itu "Attributes", apa itu "Benefits", apa itu "Branding" dan bagaimana menjalankannya sehingga tercipta "Emotional Branding" yang dengan "10 Commandments of Emotional Branding" pada akhirnya terbentuk "Guest Loyalty". Wiiiddiihhh panjang dan berat juga materi trainingnya.

Setelah selesai dengn DBP, saatnya kami merasakan salah satu dari attribute brand HBJ yang sangat terkenal, yakni "The Legendary Oxtail Soup" di Bogor Café. Ini pertama kalinya saya makan di sini dan mencicipi Sup Buntut yang legendaris ini, hasilnya adalah voila, it's so delicious... Saya sampe nambah makan sup buntutnya, enak sekali, layak dijadikan andalan dari HBJ. Untuk kalian yang belum pernah mencobanya, harus mencoba mencicipinya, tidak rugi kok, tetep promosi, hehehe. Oh iya, terima kasih sekali untuk Ibu Audra dan Ibu Mima yang mengajak kami berlima makan makanan buffet di Bogor Café.

Bersama-sama dengan Ibu Audra dan Ibu Mima, mencicipi The Legendary Oxtail Soup di Bogor Café

Important Notes!!!
"Brand is a mixture of attributes, tangibles and intangibles, symbolized in a trademark or logo and if managed properly creates perception, influence and value"

"Branding is promises made to customers, based on multiple experiences over time and consistently delivered with high level of quality and value, completely stand-out from competition, deep, trust-base relationships with customers, garners great amount of loyalty and profit over time"

"The Promise of HBJ: Exceptionally yours"

Selasa, 20 Maret 2012

Hari ke-4 training diisi dengan materi tentang "The 10 Value of Ethic" yang menjadi landasan visi dan misi HBJ dalam memberikan servis terbaiknya kepada para pelanggannya. Selain itu, ada juga "The 10 Quality Points" yang didasarkan pada 10 tingkatan yang ada di Candi Borobudur. Dengan 10 QP itu diharapkan HBJ menjaga terus qualitas pelayanannya sehingga tercipta "Guest Royalty: come back, come back and keep coming back to the HBJ"

Important Note!!!
Visi HBJ: "To be the leading five-star with diamond hotel in Indonesia before the end of this decade"

Siang harinya, kami mendapat materi tentang "Eco Hotel Management System". Ternyata sejak tanggal 15 Desember 2010, HBJ sudah mendapat serifikasi dari organisasi asal Jerman yang bernama TüV Rheinland sebagai Eco Hotel, dan merupakan hotel pertama di Jakarta yang mendapat predikat gelar tersebut. Setelah itu ada penjelasan mengenai tata cara berpakaian dan berpenampilan untuk karyawan HBJ dan juga penjelasan singkat tentang function rooms yang ada di HBJ.

Sore harinya kami mendapat materi tentang PT. Dana Harapan Raya atau dikenal juga dengan nama Discovery Hotels and Resorts (DHR) yang merupakan anak perusahaan dari PT. JIHD yang menjadi supervisor dari hotel-hotel dan properti lainnya yang dimiliki oleh JIHD. Intinya seh kalau saya simpulkan, managemen HBJ bertanggung jawab dan diaudit oleh pihak DHR untuk selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan JIHD. *semoga saya tidak salah menyimpulkan* hehehe...

Rabu, 21 Maret 2012

Materi training untuk pagi harinya adalah tentang "Life and Safety Presentation of HBJ". Ternyata mengatur hotel sebesar HBJ ini harus dengan perhitungan yang matang dalam hal keselamatannya. Hal-hal tentang bagaimana mengendalikan jika terjadi kebakaran dengan sistem "Main Control Fire Alarm" (MCFA), juga tentang mekanisme detektor untuk kebakaran. Selain mendapat penjelasan, kami berlima pun berkesempatan untuk langsung merasakan sendiri jika lift mati dan turun kebawah jika terjadi kebakaran. Selanjutnya di lantai paling atas HBJ, kami merasakan bagaimana menggunakan penyemprot air untuk kebakaran. Tidak lupa kami mengunjungi Engineering Department untuk melihat sendiri mesin-mesin yang digunakan untuk menyuport operasional hotel, seperti mesin chiller, genset dan juga tempat water treatment untuk recycle air yang digunakan di HBJ.

Pada siang harinya, kami mendapat materi tentang "Borobudur Food Safety Management System" (BFSMS). HBJ sangat menjamin tingkat kebersihan dan kesehatan dari makanan yang disediakannya. BFSMS ini merupakan satu rangkaian sistem dalam menjamin ketersediaan makanan yang higenis, mulai dari bahan makanan sampai dengan makanan diproses dan juga dihidangkan kepada para tamu. Jadi cakupan BFSMS ini mulai dari penyedia bahan makanan, lalu hotel itu sendiri (pembuat dan penyaji makanan) sampai akhirnya dimakan oleh para tamu. Sebuah sistem yang sangat luas dan juga kompleks, namun harus dilaksanakan sebagai sebuah tindakan preventif mencegah timbulnya keracunan makanan, yang pada akhirnya memberika kenyamanan dan kepuasan kepada para tamu.

Bersama Bapak Issaf (Eco-Hotel and Food Safety Manager of HBJ) sehabis Training BFSMS

Kamis, 22 Maret 2012

Hari terakhir training orientasi kami mendapat training seharian penuh dan juga berkesempatan untuk mengikuti training bersama sepuluh karyawan HBJ lainnya selain MT. Pada hari itu materinya adalah tentang "Discovery Customer Service Quality - The Basic" (DCSQ 1). Training ini adalah sebuah bentuk dari penerapan tiga poin mutu pertama dari HBJ, yaitu Quality starts with our guest, Quality requires the right attitude, Quality is everyone's responsibility.

Pada training tersebut, kami belajar tentang sistem pelayanan yang prima, yang terdiri dari personal, prosedur dan kerja sama. Selanjutnya ada jenis-jenis pelayanan, bagaimana mengetahui dan memenuhi harapan para tamu, tentang bagaimana kita sebagai penyedia jasa/servis harus berbuat dalam melayani. Juga tentang proses berkomunikasi dalam kerja sama demi terciptanya servis yang prima. Pada akhir training, kami memainkan permainan "bermain peran" tentang kasus-kasus yang terjadi dalam berhubungan atau melayani tamu.
Permainan ini sangatlah menyenangkan dan menghibur, namun tetap ada unsur ilmunya yang harus diterapkan dan diasah, pastinya tentang bagaimana memberikan mutu pelayanan yang prima kepada para tamu.

Dengan berakhirnya training DCSQ 1 ini, maka selesailah training orientasi kami berlima. Sekitar satu minggu kami mendapatkan materi-materi dan ilmu yang sangat mendasar dan dibutuhkan dalam bekerja di HBJ. Materinya sangat banyak dan juga penting, jadi harus diingat dan juga pastinya diterapkan dalam kerja nyatanya nanti. Semoga ini semua bisa menjadi modal awal yang baik untuk kami berlima menjalani masa training kami yang dua tahun ini. Amiiiinnn...

Selesai training orientasi ini, selanjutnya kami akan memulai masa magang atau kerja praktek kami di depertmen-departemen yang ada di HBJ. Jadi selama dua sampai tiga bulan kami akan bekerja dan juga belajar secara langsung tentang semua hal yang terkait departmen tersebut. Harus semangat dan kerja keras neh saya. I'm so excited about it... Semangat kakakkk....


Ini ada beberapa foto dokumentasi saya dan teman-teman MT sehabis kami menyelesaikan seminggu masa training orientasi kami. After working hard, it's time for playing hard, guys.....

Hang out bersama di EX

 
Siap-siap makan Mie Tarik di EX

 
They were playing billiard, I was just watching them

 
 I wish i could play billiard too like them.... hehehe...

 
 Setelah main billiard, saatnya main bowling, kalau ini mah saya juga bisa main, hahaha...

Enjoy your work my MT's friends...


Acit Hamid